H. Asep Mulyadi Dilantik Jadi Ketua DPRD Kota Bandung, Siap Dengarkan Aspirasi Masyarakat

photo author
Dedy Suhaeri, View Jabar
- Selasa, 24 September 2024 | 15:36 WIB
Penyerahan palu pimpinan DPRD Kota Bandung dari Ketua Sementara H. Agus Andi Setyawan, S.Pd.I kepada Ketua DPRD Kota Bandung H. Asep Mulyadi, SH
Penyerahan palu pimpinan DPRD Kota Bandung dari Ketua Sementara H. Agus Andi Setyawan, S.Pd.I kepada Ketua DPRD Kota Bandung H. Asep Mulyadi, SH

Dalam hal anggaran, Asep menyebutkan, setiap rupiah dari anggaran yang dikeluarkan harus bisa memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat. “Kita harus memastikan agar program yang diusulkan benar-benar mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Empat hal krusial

Pada pidato pertamanya, Asep menyinggung empat hal yang perlu mendapat perhatian serius dalam pembangunan di Kota Bandung. Keempat hal tersebut adalah ekonomi lokal dalam hal ini UMKM, masalah kemiskinan, masalah pendidikan dan masalah lingkungan hidup.

Dalam persoalan ekonomi lokal, Asep menilai, peran UMKM lokal harus terus dibantu untuk bisa tumbuh dan berkembang. Hal ini karena merekalah yang sudah terbukti menjadi tulang punggung perekonomian bahkan di saat pandemi Covid-19 lalu.

“Kita harus mendukung UMKM yang memberikan lapangan kerja untuk masyarakat. Dukungan bisa berupa pelatihan atau kesempatan dalam mendapatkan permodalan,” ujarnya.

Baca Juga: Empat Paslon Pilkada Sumedang Ditetapkan, KPU Umumkan Tahapan Pengundian Hingga Debat

Dalam hal pengentasan kemiskinan, Asep menyebutkan, hal tersebut harus menjadi prioritas karena dampak lanjutan dari kemiskinan berhubungan dengan banyak hal termasuk dengan kriminalitas.

“Berdasarkan data tahun 2023 ada sekitar 3,96 persen penduduk miskin di Kota Bandung yang arti ada sekitar 102 ribu jiwa yang harus ditangani. Selain itu di Kota Bandung juga ada 8 kawasan kumuh yang harus dibenahi,” ujarnya.

Dalam bidang pendidikan Asep meminta agar semua anak di usia didik di Kota Bandung memiliki kesempatan yang sama dalam hal pendidikan. Sedangkan masalah lingkungan hidup, Asep menyebutkan masalah lingkungan hidup harus dimulai dari hal-hal kecil di lingkungan keluarga seperti soal pengelolaan sampah.

“Mari kita ciptakan kesadaran kolektif untuk membangun daerah sehingga Kota Bandung dan warganya menjadi lebih baik, lebih sejahtera dan berkelanjutan,” ujarnya.*

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dedy Suhaeri

Sumber: Liputan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X