Hadiah Kejuaraan Antar Kampung (TARKAM) Kemenpora 2024 di Sumedang Belum Diberikan, Ini Alasannya

photo author
Iwan Setiawan, View Jabar
- Rabu, 16 Oktober 2024 | 21:46 WIB
Salah satu rombongan peserta dari kecamatan di Sumedang saat mengikuti acara pembukaan Kejuaraan Antar Kampung (TARKAM) 2024 di Alun-alun Sumedang pada 30 September 2024 lalu (Iwan Setiawan/ ViewJabar.com)
Salah satu rombongan peserta dari kecamatan di Sumedang saat mengikuti acara pembukaan Kejuaraan Antar Kampung (TARKAM) 2024 di Alun-alun Sumedang pada 30 September 2024 lalu (Iwan Setiawan/ ViewJabar.com)

VIEWJABAR.COM-- Kejuaraan Antar Kampung (TARKAM) 2024 Piala Kemenpora yang digelar di Sumedang sejak 30 September 2024 hingga 5 Oktober 2024 yang mempertemukan atlet berbakat dalam olahraga Senam, Bola Voli, tenis meja dan atletik dari 26 Kecamatan di Kabupaten Sumedang.

Pembukaan acara Tarkam 2024 itu dibuka oleh Staf Ahli Kemenpora, Sekda Jabar serta Pj Bupati Sumedang itu berbarengan dengan even West Java Paragliding Championship (WJPC) 2024 di Alun-alun Sumedang dalam balutan acara Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Sumedang yakni Sumedang Creative Festival.

Selama kegiatan berlangsung di Kabupaten Sumedang semuanya berjalan sukses aman dan meriah. Namun ternyata, ada yang belum terselesaikan hingga saat ini, yaitu hadiah uang tunai bagi para juara yang belum juga diterima.

Hal itu tentu saja menjadi preseden buruk bagi gelaran kejuaraan yang digelar oleh lembaga setingkat Kementerian Republik Indonesia.

Baca Juga: Forum Partisipasi Publik untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak (Puspa) Kota Bandung Terbentuk, Siapa Saja Tokoh-Tokohnya

"Bukan perkara hadiah uang pembinaan Rp 4 jutaan, tapi masalahnya harus menunggu dicairkan hingga berminggu-minggu?," ungkap Manajer Bola Voli Kecamatan Tanjungsari, Amar Maruf yang dijumpai pada Rabu 16 Oktober 2024.

Amar menyebut, jika yang menjadi masalah adalah bukan dari nilai nominalnya, tapi lebih pada komitmen penyelenggara. "Kalau bicara nominal, tentunya tak seberapa dibandingkan operasional selama kegiatan berlangsung. Contohnya saja, sekali bertanding kita menghabiskan anggaran untuk tim lebih dari 3-5 juta rupiah," katanya.

Sementara itu, menanggapi permasalahan hadiah uang pembinaan tersebut, Kabid Pemuda dan Olahraga Disparbudpora Kabupaten Sumedang, Hendar menyampaikan informasi terkait hal itu.

Dalam pesan melalui WhatsApp, Hendar menyebutkan jika belum diterimanya uang hadiah tersebut dikarenakan pihak Disparbudpora Kabupaten Sumedang belum menerima dari Kemenpora.

Baca Juga: BKKBN Jawa Barat Luncurkan Program Getas untuk Atasi Stunting

Berikut pesanan WhatsApp yang disampaikan :

"Assalamualaikum bapak ibu sadayana, menanggapi pertanyaan dan informasi yang bererdar terkait hadiah uang pembinaan, bahwa distribusi hadiah (yang sudah disosialisasikan sejak tanggal 25 September 2024) dapat memakan waktu sampai kurang lebih 2 minggu hari kerja sejak berita acara juara panitia lokal diterima kemenpora. Hadiah Uang Pembinaan akan dikirim langsung oleh Kementerian Keuangan kepada Pemenang melalui rekening yang diberikan kepada panitia lokal. 

*Sampai saat ini belum ada satupun juara yang sudah menerima hadiah karena semua cabang olahraga diusulkan melalui satu berita acara yang sama*. 

Mohon diinformasikan kepada para juaranya, bahwa usulan pemberian hadiah sudah ada di kemenpora, tinggal menunggu proses usulan dari kemenpora ke kemenkeu. Terima kasih atas pengertian dan kesabarannya.

Baca Juga: West Java Paragliding Championship 2024 Di Sumedang Resmi Dibuka

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Aam Permana S

Sumber: Liputan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X