VIEWJABAR.COM - Sejumlah warga Kampung Glusur, Desa Gunung Sindur, Kecamatan Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, menggelar aksi damai untuk meminta perusahaan agar tidak menutup akses jalan yang melalui lahan mereka.
Mereka meminta hal itu, karena jalan tersebut sangat penting bagi aktivitas mereka.
"Jika akses jalan ini ditutup, ratusan orang warga akan terdampak dan tidak bisa beraktivitas, terutama kendaraan mobil dan lainnya," kata Udin, Ketua RT 03, Kamis 14 November 2024.
Udin menambahkan, warga yang akan terdampak itu sebanyak 68 Kepala Keluarga (KK).
Karena itu, ia berharap, PT. SB, perusahaan yang memiliki lahan ratusan hektar di kawasan tersebut, tidak menutup jalan tersebut seperti rencananya.
"Jika jalan ini ditutup, kami akan kesulitan, terutama saat ada acara hajatan atau kegiatan lainnya. Kami sudah dua kali menyampaikan keluhan, tapi tidak langsung ke manajemen perusahaan," ujar Juhaeri, warga setempat.
Menurut informasi yang beredar di grup komunikasi warga, perusahaan berencana memasang tembok beton untuk membatasi lahan mereka pada Jumat 15 November 2024.
"Jika tembok dibangun, akses jalan sepanjang 25 meter dan lebar 2,5 meter akan tertutup," kata Juhaeri, mantan Kepala Dusun.
Juhaeri juga menambahkan, di kampung ini ada Majelis Taklim dan RA (TK), yang sangat bergantung pada jalan tersebut untuk kegiatan para pelajar.
Baca Juga: Gawat, Debu Vulkanik Letusan Gunung Lewotobi Menyebar Luas, Kini Sudah sampai di Pulau Lombok
"Kami sangat berharap perusahaan bisa mempertimbangkan kebijakan ini," tambahnya.
Sebagai bentuk protes, warga telah mengirimkan surat mediasi kepada Camat Gunung Sindur, Dace Hatomi, dan Kepala Desa Gunung Sindur, Deden. ***
Artikel Terkait
8 Tempat Nongkrong Anak Muda di Bogor, Jawa Barat, Pas untuk Berakhir Pekan bersama Ayang, Apa Saja?
Calon Walikota Bogor Rena Da Frina Klarifikasi Isu Dipanggil Kejaksaan Tinggi Jawa Barat Terkait Proyek Jembatan Otista
Pemkab Bogor Laksanakan Program Pangan Murah untuk Atasi Inflasi dan Stabilkan Harga
DPRD Desak Perumkim Evaluasi Pohon Rawan Tumbang di Kota Bogor