Pencetakan SPPT PBB-P2 Dimulai, Pj Sekda Kota Cirebon Ajak Warga Taati Pajak untuk Pembangunan Kota

photo author
Aam Permana S, View Jabar
- Rabu, 22 Januari 2025 | 16:44 WIB
Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) kembali menjadi salah satu fokus utama dalam pendapatan daerah Kota Cirebon. (Istimewa)
Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) kembali menjadi salah satu fokus utama dalam pendapatan daerah Kota Cirebon. (Istimewa)

VIEWJABAR.COM - Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) kembali menjadi salah satu fokus utama dalam pendapatan daerah Kota Cirebon.

Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cirebon, Iing Daiman, menghadiri acara coffee morning sekaligus meresmikan pencetakan Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang (SPPT) PBB-P2 yang berlangsung di Badan Pengelola Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kota Cirebon pada Senin (20/1/2025).

PBB-P2 merupakan salah satu instrumen vital yang mendukung pendapatan daerah, yang hasilnya digunakan untuk mendanai berbagai program pembangunan di Kota Cirebon.

Dengan pembayaran PBB yang lancar dan tepat waktu, diharapkan pembangunan kota dapat terus berkembang dan meluas, mencakup berbagai aspek kehidupan masyarakat.

Baca Juga: Polres Kuningan Dukung Ketahanan Pangan dengan Penanaman Jagung Serentak

Dalam kesempatan tersebut, Iing menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam mencapai target PBB.

Ia menjelaskan bahwa pajak daerah, khususnya PBB, merupakan sumber utama pendapatan yang digunakan untuk mendukung pembangunan Kota Cirebon.

"Oleh karena itu, pencetakan massal SPPT PBB-P2 ini menjadi langkah krusial untuk memastikan bahwa target PBB dapat tercapai dengan baik," ujarnya.

Baca Juga: Polemik Mutasi ASN Pemkot Bandung, Dewan Minta PJ. Walikota Koordinasi dan Transparan

Iing juga mengingatkan Camat, Lurah, dan Ketua RW untuk segera mendistribusikan SPPT PBB-P2 kepada seluruh wajib pajak. Ia mengajak masyarakat untuk membayar PBB lebih awal, tanpa menunggu jatuh tempo.

"Saat ini, ada berbagai kemudahan dalam membayar PBB, seperti layanan online dan pembayaran di minimarket. Mari manfaatkan kemudahan ini untuk membayar pajak tepat waktu," tambahnya.

Iing berharap agar target PBB untuk tahun 2025, yang diperkirakan mencapai sekitar Rp70 miliar, dapat tercapai dengan baik. Ia mengajak semua pihak untuk bekerja sama demi pencapaian target tersebut.

Baca Juga: Minta Pemkot Bandung Transparan Soal Pajak, DPRD Singgung Penurunan Setoran Pajak 2025

"Pajak sangat penting bagi kelangsungan pembangunan Kota Cirebon. Kami mengajak semua pihak untuk mempercepat proses pembayaran sesuai dengan tagihan yang tertera di SPPT," ungkapnya.

Iing juga memberikan apresiasi kepada masyarakat yang telah taat membayar pajak. "Kami berharap, warga yang masih menunggak pajak segera melunasi kewajibannya, agar pembangunan kota kita dapat berjalan lancar," katanya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Aam Permana S

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X