Mahasiswa IPB University Sulap Limbah Sayuran Menjadi Pakan Kelinci Berprotein Tinggi, Simak Ulasannya !

photo author
Asof, View Jabar
- Kamis, 12 Oktober 2023 | 14:08 WIB
Mahasiswa IPB University Ciptakan Rabbel pakan kelinci berprotein tinggi berbahan dasar dari limbah sayuran (Instagram @jual_kelinci_hias_lucu )
Mahasiswa IPB University Ciptakan Rabbel pakan kelinci berprotein tinggi berbahan dasar dari limbah sayuran (Instagram @jual_kelinci_hias_lucu )

Dalam risetnya, kelompok mahasiswa IPB University  menggunakan dua jenis bahan yaitu daun mengkudu dan daun lamtoro.

"Hasil uji kilinis dari dua bahan tersebut kami  menemukan, daun mengkudu memiliki kandungan protein kasar yang cukup tinggi, dan daun lamtoro kaya akan protein, fosfor dan mineral, selain itu mengandung antioksidan," ungkap Khoirus.

Menurut Khoirus, Rabbel dapat menjadi peluang besar, sebab belum ada pelet kelinci yang kaya akan nutrisi dengan harga ekonomis seperti yang timnya temukan. Penggunaan limbah sayuran pun dinilai sebagai upaya menerapkan zero waste.

Baca Juga: Masa Berlibur Habis, Skuad Persib Bandung Kembali Mulai Berlatih

“Belum ada produk pelet kelinci dari olahan limbah sayur dan berbahan dasar alami, khususnya daun mengkudu dan daun lamtoro. Jadi, kami memutuskan untuk mengambil peluang tersebut dan membuat market baru,” imbuh Khoirus.

Keunggulan Produk Rabbel

Keunggulan produk Rabbel yang ditawarkannya beragam. Antara lain dapat meningkatkan palatabilitas (kesukaan hewan ternak terhadap pakan), tinggi protein dan fosfor, mampu meningkatkan bobot massa ternak, serta mengurangi kerontokan bulu.

“Inovasi ini merupakan usaha yang menguntungkan dari segi ekonomi dan lingkungan secara berkelanjutan. Selain itu, upaya ini mendorong pertumbuhan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM)," ucapnya.

Baca Juga: Pasutri Kalah Dalam Pemilihan RT, Ditolak Warga Nekat Membuat Batas Wilayah RT di Perumahan River Valley Bogor

"Dengan Rabbel, kita ingin mewujudkan lingkungan yang bersih dan sehat, dengan pakan berkualitas harga ekonomis untuk meningkatkan pendapatan peternak kelinci," tandasnya.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Asof

Sumber: IPB University

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Ada Apa di Pulau Kunti? Simak Penjelasannya di Sini

Minggu, 11 Februari 2024 | 07:46 WIB
X