VIEWJABAR - Menteri Tenaga Kerja (Menaker) telah meminta kepada Gubernur di seluruh Indonesia untuk mengumumkan Upah Minimum Provinsi (UMP) pada 21 November 2023 dan Upah Minimum Kota (UMK) 30 November 2023.
Menindaklanjut hal tersebut Gubernur di seluruh Indonesia sudah melakukan pengumuman dan penetapan besaran UMP di masing - masing wilayah pada 21 November 2023.
Khusus di Provinsi Jawa Barat, Gubernur melalui Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) meminta Bupati dan Walikota untuk mengusulkan kenaikan UMK di 27 Kabupaten/Kota paling lambat 27 November 2023.
Beberapa diantaranya Bupati dan Walikota sudah memberikan rekomendasi kenaikan UMK diwilayahnya antara lain Kabupaten Karawang dan kota Bekasi.
Kenaikan UMK Kabupaten Karawang, Bupati merekomendasikan kepada Gubernu Jabar naik 12 persen atau sebesar Rp 621.141,93.
Sementara UMK tahun 2023 sebesar Rp 5.176.179,07 diusulkan naik 12 persen menjadi sebesar Rp 5.797.321.
Selanjutnya kota Bekasi, Walikota Bekasi merekomendasikan kenaikan UMK tahun 2024 kepada Gubernur Jabar naik 14,02 persen atau sebesar Rp 723.186,4.
Diketahui UMK Kota Bekasi Tahun 2023 sebesar Rp 5.158.248,20 diusulkan naik kepada Gubernur 14,02 persen sebesar Rp 5.881.434,60.
Kemudian menyusul Kabupaten Purwakarta Bupati merekomendasikan kenaikan UMK sebesar 12 persen atau sebesar Rp 535.760.98.
Baca Juga: Laga PERSIB Kontra Dewa United, Kakang Rudianto: Saya Siap Mental dan Fisik Jika Diturunkan Pelatih!
Kabupaten Purwakarta UMK tahun 2023 sebesar Rp 4.464.675,02 direkomendasikan naik 12 persen menjadi Rp 5.000.436.
Selanjutnya Kabupaten Bogor, Bupati Bogor, Iwan Setiawan merekomendasikan kenaikan UMK tahun 2024 sebesar 14 persen atau sebesar Rp 632.000.
Artikel Terkait
INILAH Manfaat Melakukan Olahraga Ringan Bagi Tubuh, Melawan Penurunan Fungsi Kognitif, Simak di Sini
Progres Jembatan Otista Bogor Mencapai 90 Persen, 1 Desember Mulai Diaspal, Bima Arya: Brorondm Ditugaskan Kerjakan Finishing Sambungan Jembatan
Didukung Kementan, IPB University Siap Dongkrak Produksi Padi Melalui Program Kampung Inovasi
Pemanfaatan Kecerdasan Buatan dalam Mengendalikan Kerbau Liar di Australia, Begini Kata Guru Besar IPB University !