Luar Biasa, Toga SMAN 5 Kota Tasikmalaya Miliki 60 Jenis, Guru dan Murid Tak Paham Tusuk Jarum dan Purwaceng

photo author
Budi SK, View Jabar
- Rabu, 1 Maret 2023 | 11:11 WIB
Kepala SMAN 5 Kota Tasikmalaya H. Aam mengawasi Toga bersama guru biologi, Dadah Hamidah yang rutin dilakukannya (Budi SK/ViewJabar.com)
Kepala SMAN 5 Kota Tasikmalaya H. Aam mengawasi Toga bersama guru biologi, Dadah Hamidah yang rutin dilakukannya (Budi SK/ViewJabar.com)

Yaitu melakukan konsultasi dengan Dinas pertanian, apakah tanaman obat yang ditanam dengan nama nama asing itu jika dikonsumsi memiliki kebermanfaatan.

Baca Juga: Omek, Tukang Ojeg yang Tewas Gantung Diri Di Pohon Jambu

Atau sebaliknya akan menimbulkan efek lain terhadap kesehatan tubuh. Dengan sendirinya, tandas Dadah, di Mapel (matapelajaran) biologi pun terbantu.

Sedangkan sebagai upaya mengenalkan kebermanfaatan Toga bagi kesehatan tubuh yang ditanam, dilakukan dengan cara memasang, literasi atau melalui mading (majalah dinding) yang memaparkan penjelasan tanaman terkait.

Disamping melakukan sosialisasi kepada warga sekolah. Dikatakannnya, kita di sini tenaganya sangat terbatas karena kesibukan serta banyak yang merangkap tugas.

Baca Juga: Kapolres Tasikmalaya, Antar Bansos Ke Rumah-Rumah Warga di Desa Parentas

"Saya sendiri kan, ya mengajar biologi, Kepala Perpus, Satgas GLS, Pembina Parmuka dan yang lainnya," kata Dadah.

Melalui Eskul (ekstra kulikuler) itulah, lanjutnya lagi, dilakukan sosialisasi Toga. Pihaknya berharap, kedepan Toga ini bisa dimanfaatkan, minimal bagi warga sekolah di sini.

Peran Kepala SMAN 5

Menyinggung peran Kepala Sekolah, kata Dadah, beliaulah yang memotivasi terbentuknya Toga ini hingga memberikan fasilitas guna keperluan Toga.

Awalnya, area yang digunakan Toga adalah area yang kurang bermanfaat dan sering dijadikan tempat iseng membuang sampah oleh siswa siswi

Baca Juga: Kiray Kampung Talun Saat Ini Sudah Di Kirim Hingga Ke Jogya

Namun setelah munculnya Toga, tutur Dadah, mereka tidak lagi melakukan hal hal yang dianggap buruk dan mengotori lingkungan sekolah.

"Ya alhamdulilah dengan adanya Toga ini mereka (siswa siswi) akhirnya sadar dan ikut merawatnya pula," ucapnya.***

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Budi SK

Sumber: Wawancara

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X