Baca Juga: SMKN 2 Sumedang Kedatangan Pelajar dan Guru Dari Thailand, Ini Kegiatannya
Sementara itu, Plh. Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat, Ade Afriandi, yang turut hadir dalam acara itu memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif SMKN 2 Sumedang.
“Jobfair ini bukan hanya soal menyediakan lapangan kerja, tetapi juga menjadi jawaban bagi upaya kita menurunkan angka pengangguran, terutama lulusan SMK di Jawa Barat," katanya.
Ade berharap kegiatan serupa bisa menjadi bagian dari program berkelanjutan di SMK lainnya di Jabar agar sama-sama mengatasi dan memfasilitasi Pencaker yang dari tahun ke tahun terus meningkat.
"Edufest Jobfair ini berperan penting dalam mengevaluasi kesesuaian lulusan SMK dengan kebutuhan dunia industri," ungkapnya.
Baca Juga: Pemkab Sumedang Lepas 22 Atlet Untuk Ikuti Invitasi Olahraga Tradisional Provinsi Jawa Barat 2024
Dengan adanya evaluasi ini, tambah Ade, sekolah dapat menyesuaikan kurikulumnya agar lebih relevan dengan tuntutan dunia usaha dan industri, khususnya di Jawa Barat.
"Dengan Edufest Jobfair ini, SMKN 2 Sumedang tidak hanya berperan sebagai fasilitator pencari kerja, tetapi juga sebagai pionir dalam menghubungkan lulusan SMK dengan peluang kerja yang nyata, serta mempersiapkan mereka dengan keterampilan dan pengetahuan yang dibutuhkan untuk bersaing di dunia kerja," pungkasnya.***
Artikel Terkait
Sekarang Biaya Sekolah Untuk SMA, SMK Negeri Gratis, Kata Ali Rasyid Tidak Ada Alasan Untuk Tidak Sekolah
SMKN 2 Sumedang Kedatangan Pelajar dan Guru Dari Thailand, Ini Kegiatannya