VIEWJABAR - Tahukan jika anda melakukan jalan kaki dengan jarak tertentu akan membauta badan terasa segar? Penelitian yang menyebutkan berjalan kaki 3.000 langkah per hari secara signifikan dapat mencegah tekanan darah tinggi atau hipertensi, terutama pada orang lanjut usia atau ansia.
Penelitian jika lansia berjalan kaki 3000 langkah per hari itu dipublish dalam Journal of Cardiovascular Development and Disease. Penelitian ini sangat relevan karena hipertensi merupakan silent killer. Tekanan darah tinggi membunuh jutaan orang dalam setahun.
Seperti dilansir dari laman Times of India dan PMJNews menyebutkan studi ini menyoroti salah satu olahraga termudah dan terbukti memiliki dampak luar biasa pada kesehatan individu secara keseluruhan.
Baca Juga: Polisi Tetapkan Tersangka! 5 Pelaku Pemalsuan KK Dalam Proses PPDB online SMP & SMA di Kota Bogor
Sejumlah penelitian telah meneliti dampak berjalan kaki setiap hari. Hal ini dilakukan guna mengetahui apakah lansia penderita hipertensi dapat memperoleh manfaat dengan meningkatkan aktivitas jalan kaki setiap hari.
Penelitian berfokus pada sekelompok orang lansia yang tidak banyak bergerak, yaitu antara usia 68 dan 78 tahun, dan berjalan rata-rata sekitar 4.000 langkah per hari sebelum dilakukan penelitian.
Setelah berkonsultasi dengan penelitian yang ada, 3.000 langkah merupakan tujuan yang masuk akal. Hal ini akan membuat sebagian besar peserta melakukan 7.000 langkah setiap hari, sejalan dengan rekomendasi American College of Sports Medicine.
Tim melakukan penelitian pada masa puncak pandemi Covid-19, yang berarti mereka harus melakukan segala sesuatunya dari jarak jauh.
Para peneliti mengirimkan sebuah peralatan yang berisi pedometer, monitor tekanan darah, dan buku harian langkah agar para partisipan dapat mencatat seberapa banyak mereka berjalan setiap hari.
Rata-rata, tekanan darah sistolik dan diastolik peserta menurun masing-masing tujuh dan empat poin setelah intervensi.
"Sangat menarik bahwa intervensi gaya hidup sederhana bisa sama efektifnya dengan olahraga terstruktur dan beberapa pengobatan," kata Elizabeth C. Lefferts, penulis utama studi tersebut.
Penelitian ini menunjukkan bahwa 3.000 langkah yang dicapai para peserta dalam penelitian ini, setara dengan pengurangan yang terlihat pada obat anti-hipertensi. Delapan dari 21 peserta sudah menjalani pengobatan antihipertensi.
Artikel Terkait
Ini Asupan yang Harus Diwaspadai Jika Berlebih Akan Mengganggu Kesehatan Tulang, Umumnya Usia Tua
Pasar Ditutup Sementara ! Ribuan Orang Kehilangan Mata Pencaharian Pasca Terbakarnya Pasar Leuwiliang Bogor
Sosok Goran Paulic Asisten Pelatih Persib Bandung Siap Lakukan Kolaborasi Bersama Pelatih Kepala
BMKG Sebut Kemarau Panjang Masih Terjadi di Sejumlah Wilayah, Waspadai Badai El Nino
Pasar Leuwiliang Terbakar, Iwan Setiawan Instruksikan Perumda Pasar Tohaga Tangani Pedagang Pasar Terdampak
Pedagang Pasar Leuwiliang Nekat Jualan di Jalan, Ribuan Kios Hangus Terbakar, Mushola Utuh Tidak Terbakar !
Polisi Tetapkan Tersangka! 5 Pelaku Pemalsuan KK Dalam Proses PPDB online SMP & SMA di Kota Bogor