VIEWJABAR - Sebuah penelitian kesehatan mengungkap cara menurunkan tekanan darah, yakni dengan mengurangi asupan garam dalam pola makan harian.
Metode menurunkan tekanan darah dengan mengurangi asupan garam dinilai sama efektifnya dengan mengonsumsi obat pengontrol tekanan darah.
Penelitian mengurangi ngonsumsi asupan garam untuk menekan tekanan darah di publish JAMA dan dikutip dari PMJNews yang menemukan bahwa pengurangan konsumsi natrium secara signifikan mengendalikan tekanan darah pada sebagian besar peserta.
Baca Juga: KPU RI Secara Resmi Menetapkan 3 Pasangan Capres - Cawapres Pemilu 2024
Peneliti ini melibatkan 213 orang yang berusia 50 hingga 75 tahun, yang terbagi dalam kelompok dan diminta menerapkan pola makan biasa, pola makan tinggi sodium/garam, dan pola makan rendah sodium.
Diet tinggi sodium mengandung sekitar 2.200 miligran sodium tambahan setiap hari, dan diet rendah sodium hanya mengandung sekitar 500 miligram sodium setiap hari. Semua peserta mencakup gabungan orang-orang dengan dan tanpa masalah tekanan darah.
Setelah sepekan menerapkan pola makan yang sudah diatur itu, masing-masing, diketahui penurunan tekanan darah sistolik sebesar delapan mmHg pada kelompok rendah sodium, dibandingkan dengan diet tinggi natrium.
Dikutip laman CBS News dan PMJNEWS menuliskan, penurunan tekanan darah kelompok rendah sodium tercatat sebesar enam mmHg dibandingkan dengan pola makan normal.
Para peneliti menyebutkan, manfaat itu sebanding dengan rata-rata manfaat obat yang biasa diresepkan untuk tekanan darah tinggi, yaitu hidroklorotiazid (dosis 12,5 mg).
"Diet rendah sodium menurunkan tekanan darah sistolik pada hampir 75 persen individu dibandingkan dengan diet tinggi sodium, tidak tergantung pada status hipertensi dan penggunaan obat antihipertensi, dan umumnya konsisten di seluruh subkelompok," kata para peneliti yang dipublish di laman tersebut.***
Artikel Terkait
Progres Proyek Pembangunan Jembatan Otista Bogor Mencapai 87 Persen, Bima Arya: 25 Hari Lagi Jembatan Ini Bisa Dilalui Warga Bogor !
Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-17, Bojan Hodak: Indonesia Punya Potensi Raih Hasil Maksimal
Tak Lagi Masuk Sepuluh Besar, DKI Jakarta Masih Menduduki Kota dengan Kualitas Udara Tak Sehat
Keterbatasan Pasokan Listrik dan Alat Medis yang Memadai, RS di Gaza Semakin Menderita
Petani Muda Energi Baru Pertanian Indonesia, 8 Pemikat agar Pemuda Tertarik Pada Pertanian, Abdrrokhim : Urusan pangan tidak akan pernah berhenti !
Rumah Petani Nelayan Nusantara Mendorong Petani Muda Milenial Unggul Tingkatkan Produktivitas Pertanian, Ini Kata Abdurrokhim Sekjen RPNN
KPU RI Secara Resmi Menetapkan 3 Pasangan Capres - Cawapres Pemilu 2024