INILAH Manfaat Minum Air Putih Lebih 1 Liter /Hari, Cegah Diabetes Tipe 2, Simak Pemaparannya di Sini

photo author
Tunggal Pratama, View Jabar
- Rabu, 15 November 2023 | 06:30 WIB
Ilustrasi, ketahuilah manfaat minum air putih lebih 1 liter setiap harinya (Pixabay)
Ilustrasi, ketahuilah manfaat minum air putih lebih 1 liter setiap harinya (Pixabay)

VIEWJABAR - Minum air putih sering disebut sebagai air santri atau air ustadz, lepas dari itu ketahuilah manfaatnya.

Minum air selain kebutuhan tubuh juga untuk menjaga kesehatan juga dapat menghidrasi tubuh.

Ketahuilah bahwa minum air putih ternyata bisa membantu mencegah terkena diabetes tipe 2. Efek pencegahannya bisa dirasakan jika air putih diminum lebih dari satu liter sehari dalam waktu sehari.

Baca Juga: Seorang Pria (20) Tenggelam Di Sungai Cileungsi Bogor, Hingga Kini Belum Ditemukan, Tim SAR Gabungan Masih Terus Melakukan Pencarian Korban

"Minum lebih banyak air putih merupakan cara terbaik guna membantu ginjal menurunkan kadar gula darah dan mencegah dehidrasi," kata Dokter Deborah Lee dari Dr Fox Online Pharmacy seperti dilansir laman Express dan dikutip dari PMJNews.

Menurut Lee, kadar gula yang tinggi di dalam darah dapat membuat ginjal bekerja lebih keras untuk membuang kelebihan gula darah atau glukosa.

Kondisi ini bisa membuat penderitanya berkemih lebih sering dan merasa lebih haus dari biasanya.

Baca Juga: Ongkos Haji Naik Rp 105 Juta, Ini Rinciannya ! Menag : Angka itu Baru Usulan Nanti Dikaji Lebih Dalam Oleh Panja BPIH, DPR dan Pemerintah

"Individu dengan kadar glukosa darah yang tinggi cenderung lebih mungkin mengalami dehidrasi, itu bisa semakin meningkatkan konsentrasi glukosa di aliran darah," ucapnya.

Dengan menambah asupan air putih, kata Lee, bisa membawa manfaat bagi pengelolaan kadar gula darah. Selain itu, konsumsi air putih yang cukup setiap hari pun bisa membantu menurunkan risiko terjadinya diabetes tipe 2.

Hal ini didasarkan pada sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Diabetes Care pada 2011. Studi ini melibatkan 3.614 pria dan wanita berusia paruh baya sebagai partisipan.

Baca Juga: Hari Ini ! KPU Gelar Pengundian dan Penetapan Nomor Urut Pasangan Capres dan Cawapres Pemilu 2024

Seluruh partisipan memiliki kadar gula darah yang sehat pada awal penelitian. Mereka (peneliti) kemudian memantau kadar gula darah para partisipan selama sembilan tahun.

Hasilnya,  tim peneliti menemukan 565 orang partisipan jadi memiliki kadar gula darah yang tinggi atau hiperglikemia selama pemantauan berlangsung.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Tunggal Pratama

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X