"Mengonsumsi karbohidrat olahan selama bertahun-tahun dapat menyebabkan resistensi insulin, yang berarti sel-sel tubuh menjadi resisten terhadap efek insulin," tuturnya lagi.
Baca Juga: Hindari Minum Kopi Pagi Hari, dr Sooj Sebut Jam Minum Kopi Yang Baik, Ini Alasannya
Sementara itu, dokter Lee menyebutkan bahwa insulin diperlukan untuk menurunkan kadar glukosa darah setelah makan, dan untuk memungkinkan glukosa keluar dari aliran darah di dalam sel untuk memberi energi.
Ketika resistensi insulin terjadi, kadar glukosa darah tetap terlalu tinggi, dan sel-sel relatif kekurangan glukosa.
"Resistensi insulin bersifat reversibel jika kebiasaan makan diubah, namun jika tidak, kondisi selanjutnya adalah diabetes tipe 2," tuturnya.
Baca Juga: Jadwal Sholat Hari Ini Kota Bandung dan Sekitarnya, Sabtu 20 Januari 2024
Jadi, kata Lee, makanan apa yang bisa menurunkan risiko diabetes? Kita dapat menurunkan risiko diabetes dengan mengonsumsi makanan berserat tinggi.
Seperti buah-buahan dan sayuran (tanpa tambahan gula), kacang-kacangan (buncis dan lentil), serta yoghurt dan susu sapi tanpa pemanis.
"Ini adalah makanan yang indeks glikemiknya rendah yang melepaskan energi secara perlahan dan membantu kita merasa kenyang lebih lama," tuturnya.***
Artikel Terkait
Jadwal Sholat Hari Ini Kota Bogor dan Sekitarnya, Jumat 19 Januari 2024
Jadwal Sholat Hari Ini Kota Bogor dan Sekitarnya, Sabtu 20 Januari 2024
Jadwal Sholat Hari Ini Kota Bandung dan Sekitarnya, Sabtu 20 Januari 2024
Hindari Minum Kopi Pagi Hari, dr Sooj Sebut Jam Minum Kopi Yang Baik, Ini Alasannya
INILAH Pengelolaan Kinerja Guru dan Kepala Sekolah, Simak Penjelasannya di Sini
Jantung Anda Ingin Sehat? Ini Makanan Bisa Jaga Kesehatan, Simak Penjelasannya di Sini
INILAH Bacaan Niat Puasa Sunnah Ayyamul Bidh dan Faedahnya, Anda Bisa Mengharapkan Ini