Perhatikan Pola Tidur, Wanita Uzur Usia Rentan Penyakit, Ini Fakta

photo author
Tunggal Pratama, View Jabar
- Jumat, 23 Februari 2024 | 08:08 WIB
Ilustrasi, perhatikan pola tidur terutama bagi wanita uzur usia karena rentan penyakit (Pixabay)
Ilustrasi, perhatikan pola tidur terutama bagi wanita uzur usia karena rentan penyakit (Pixabay)

Penurunan kadar estrogen setelah menopause dapat menyebabkan pembuluh darah menjadi lebih kaku sehingga mengganggu aliran darah.

Baca Juga: Kemenag RI Segera Gelar Pemantaun Hilal Awal Ramadhan, Simak di Sini

Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Circulation American Heart Association inipun menggunakan data dari Study of Women's Health Across the Nation (SWAN), yang memantau ribuan wanita selama 22 tahun.

Penelitian ini melibatkan wanita pra menopause berusia 42 hingga 52 tahun pada 1996, yang kemudian melacak  selama 16 tahun berikutnya.

Selama masa penelitian, ada 200 kejadian kardiovaskular yang dilaporkan, sedikitnya ada 23 di antaranya mengakibatkan kematian.

Baca Juga: Polres Garut Bongkar Aksi Kejahatan Libatkan Oknum Polisi Aktif, Ini Fakta

Peristiwa kardiovaskular didefinisikan sebagai infark miokard atau serangan jantung dan menerima pengobatan untuk penyakit arteri koroner. Sekitar 10 persen melaporkan kesulitan tidur setiap malam, sementara seperempatnya mengaku terbangun beberapa kali di malam hari.

Data menyebutkan sedikitnya 363 (14 persen) melaporkan rata-rata tidur kurang dari lima jam setiap malam. Sementara 760 (30 persen) mengatakan tidur lebih dari delapan jam semalam.

Sedangkan 1.395 atau (55 persen) melaporkan rata-rata tidur sekitar enam jam 30 menit setiap malam. Para peneliti melakukan analisis dengan menyesuaikan berbagai faktor termasuk usia, indeks massa tubuh, etnis, pendidikan, dan kondisi yang mendasarinya.

Baca Juga: Barnas Ajidin Pj Bupati Garut Tandaskan Dorong Pembangunan Pariwisata dan Budaya di Wilayahnya, Sebut PAD

Dari temuan itu para pakar kesehatan dalam sebuah penelitian menyebutkan bahwa wanita yang tidur kurang dari lima jam per malam rata-rata menderita penyakit ini, 72 persen lebih dan mungkin menderita penyakit jantung dibandingkan mereka yang tidur enam setengah jam setiap malam.

Bahkan dalam analisis kedua para ahli kesehatan melihat laporan gejala insomnia seperti kesulitan tidur, terbangun beberapa kali dalam semalam, atau bangun lebih awal dari yang direncanakan.

Penelitian itu mengungkap bahwa mereka yang rata-rata tidur kurang dari lima jam per malam dan mengalami gejala insomnia lebih dari tiga kali sepekan, memiliki kemungkinan 75 persen lebih besar untuk menderita penyakit jantung.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Tunggal Pratama

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X