VIEWJABAR - Presiden Joko Widodo ikut menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Luar Biasa Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) yang diselenggarakan di King Abdulaziz International Convention Center (KAICC), Riyadh, Arab Saudi, Sabtu lalu.
Dalam konferensi tersebut, Presiden Joko Widodo menyerukan agar OKI bersatu dan berada di garda terdepan dalam penyelesaian krisis di Gaza, Palestina.
“OKI harus bersatu, harus berada di garis terdepan menggunakan semua cara damai, semua pengaruh, dan semua upaya diplomasi untuk bela keadilan dan kemanusiaan bagi Palestina,“ tuturnya.
Baca Juga: Fatwa MUI : Haramkan Hukumnya Beli Produk - Produk Pro Israel, Begini Kata Netizen !
Dirinya menanmbahkan, penyelenggaraan KTT OKI ini dinilai sangat tepat guna menghasilkan hal konkret agar kekejaman Israel atas Palestina bisa segera dihentikan.
“Satu bulan lebih kekejaman ini terjadi, dunia seolah benar-benar tidak berdaya. Lebih dari 7,9 miliar penduduk dunia, lebih dari 190 pimpinan negara, tapi sampai saat ini tak satupun yang mampu menghentikan kekejaman ini,“ jelasnya.
Setidaknya, ada empat hal konkret yang disampaikan Presiden Joko Widodo di hadapan para pimpinan OKI.
Baca Juga: VIRAL ! Keluarga Pasien Ngamuk di RSUD Leuwiliang Bogor, Pihak Rumah Sakit Jelaskan Kronologinya
Pertama, Presiden Joko Widodo mendesak agar gencatan senjata segera dilakukan.
Kedua, mendorong agar bantuan kemanusiaan dipercepat dan diperluan jangkauannya. OKI harus mengusulkan mekanisme bantuan yang lebih bisa diprediksi dan berkelanjutan mengingat situasi kemanusiaan di Gaza sangat memprihatinkan.
Ketiga, menyerukan agar OKI menggunakan semua lini untuk menuntut pertanggungjawaban Israel terhadap kekejaman kemanusiaan yang telah dilakukan.
Baca Juga: Lakukan “Genosida dan Pengepungan di Jalur Gaza“, Aktivis HAM Palestina Minta ICC Selidiki Israel
Keempat, OKI juga harus mendesak agar perundingan damai segera dimulai kembali guna terwujudnya solusi dua negara dan menolak pemikiran solusi satu negara.
Sebagai penutup, Presiden Jokowi juga meminta dukungan dari para pemimpin OKI untuk menyampaikan hasil KTT OKI tersebut kepada Presiden Amerika Serikat, Joe Biden.
Artikel Terkait
Jadwal Sholat Hari ini Kota Bogor dan Sekitarnya, Sabtu 11 November 2023
Meski Diberikan Waktu Libur, Skuad PERSIB Tetap dibekali Program Latihan Individu
Bentuk Dukungan Terhadap kemerdekaan Palestina, MUI Keluarkan Fatwa Haram Produk Pendukung Agresi Israel
Jadwal Sholat Hari ini Kota Bogor dan Sekitarnya, Minggu 12 November 2023
Jadwal Sholat Hari ini Kota Bandung dan Sekitarnya, Minggu 12 November 2023
Jadwa Acara TV di NET TV, ANTV dan Indosiar Hari Ini Minggu 12 November 2023, Piala Dunia U-17 FIFA