Asal Usul Perayaannya Halloween Yang Jarang Diketahui, Banyak Nyawa Melayang di Itaewon Korsel

photo author
Silmi Kaffatan, View Jabar
- Senin, 31 Oktober 2022 | 09:17 WIB
Asal usul perayaan Halloween berasal dari sebuah tradisi di Celtic, di Itaewon Korsel perayaan Halloween merenggut ratusan nyawa. Foto/ Pixabay /Hansuan_Fabregas /  (Silmi kaffatan)
Asal usul perayaan Halloween berasal dari sebuah tradisi di Celtic, di Itaewon Korsel perayaan Halloween merenggut ratusan nyawa. Foto/ Pixabay /Hansuan_Fabregas / (Silmi kaffatan)

VIEWJABAR- Perayaan Halloween pada 28 Oktober 2022 sekarang ini dihebohkan dengan tragedi Itaewon Korsel.

Di mana pada perayaan malam Halloween di Itaewon Korsel tersebut sebanyak 149 orang meninggal dunia akibat berdesakan.

Korban meninggal dunia dalam pesta Halloween di Itaewon Korsel tersebut adalah anak remaja usia 20 tahunan.

Perayaan Halloween di Itaewon Korsel dilangsungkan di gang gang sempit. Namun jumlah pengunjung kali ini jauh lebih banyak dibanding tahun sebelumnya.

Baca Juga: Selain Halloween, 31 Oktober Memperingati Hari Apa?

Gang sempit di Itaewon menjadi semakin padat oleh kerumunan orang yang datang untuk merayakan Halloween.

Ketika malam semakin larut, pengunjung semakin banyak dan tragedi mulai terjadi. Banyak yang terjebak di gang sempit dan miring itu.

Para pengunjung berdesakan hinga akhirnya ada yang terinjak di gang sempit karena jumlah pengunjung bertambah 10 kali lipat dari biasanya.

Lalu bagaimana asal usul perayaan Halloween hingga ramai dirayakan hampir di seluruh dunia termasuk di Korsel yang merenggut ratusan nyawa.

Baca Juga: Jumlah Korban Tewas Tragedi Halloween Itaewon Jadi 153 orang, di Antaranya WNA 22 Orang, Ini Rinciannya

Halloween bermula dari sebuah Festival bangsa Celtic kuno sekitar 2000 tahun silam. Mereka merayakan festival Samhain.

Bangsa Celtic ini memiliki tahun baru pada 1 November dan sebelum merayakan tahun baru bangsa Celtic merayakan festival Samhain.

itu dilakukan karena roh orang yang sudah meninggal kembali ke bumi. Dan roh tersebut sering menyebabkan tanaman rusak.

Namun roh orang yang meninggal tersebut juga ternyata bisa membantu pendeta Celtic untuk meramal masa depan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Silmi Kaffatan

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X