Di Jepang, Kasus Flu Burung Capai Rekor Tertinggi, Puluhan Ribu Unggas Dimusnahkan

photo author
Silmi Kaffatan, View Jabar
- Selasa, 3 Januari 2023 | 21:36 WIB
Kasus flu burung di Jepang masuk rekor tertinggi pada awal Januari 2023 ini ribuan ayam dimusnahkan. Foto / Pixabay / bohdanchreptak /
Kasus flu burung di Jepang masuk rekor tertinggi pada awal Januari 2023 ini ribuan ayam dimusnahkan. Foto / Pixabay / bohdanchreptak /

VIEWJABAR - Di Jepang, kasus Flu Burung mencapai rekor tertinggi setelah terjadinya infeksi baru Fu Burung.

Kementrian Pertanian Jepang mengkonfirmasi kalau kasus Flu Burung di Jepang mencapai rekor tertinggi setelah infeksi baru di prefektur Chiba dan Fukuoka.

Sampai Selasa 3 Januari 2023 di Jepang total sudah ada 54 kasus Flu Burung yang dikonfirmasi di 23 prefektur pada musim ini.

Baca Juga: Bikin Haru, NPCI Garut Salurkan Bantuan bagi Korban Gempa Cianjur

Hal tersebut dikonfirmasi oleh Kementerian Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan Jepang yang dilansir ViewJabar dari Antara Selasa 3 Januari 2023.

Di sebuah peternakan unggas di sekitar Tokyo Prefektur Chiba Jepang Timur, kasus Flu Burung ditemukan melalui pengujian genetik.

Dengan ditemukannya kasus Flu Burung tersebut maka dilakukan pemusnahan terhadap sekitar 10.000 ayam atau unggas yang ada di lokasi tersebut.

Baca Juga: Fakta Menarik Tentang Kopi Untuk Kesehatan, Mencegah Kanker Kulit, Otak Jadi Cerdas

Kasus Flu Burung juga dikonfirmasi ditemukan di sebuah peternakan burung emu di Prefektur Fukuoka di barat daya Jepang.

Akibatnya, sebanyak 430 burung emu yang ada di peternakan tersebut terpaksa harus dimusnahkan

Pada musim ini, kasus pertama Flu Burung di Jepang dikonfirmasi pada Oktober 2022 lalu dengan jenis virus H5N1.

Baca Juga: Tilang Manual Kembali akan Diberlakukan, Kakorlantas Beberkan Alasannya

Virus Flu Burung tersebut sangat mematikan dan terdeteksi dari beberapa sampel ayam yang terinfeksi oleh virus H5N1.

Kasus Flu Burung di Jepang telah menyebar secara global dan diduga muncul masuk ke wilayah Jepang dari burung yang bermigrasi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Silmi Kaffatan

Sumber: ANTARA

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X