Aktivitas Warga Morotai Kembali Normal Setelah di Guncang Gempa Bumi Magnetudo 6,8

photo author
Eko Aripyanto, View Jabar
- Jumat, 24 Februari 2023 | 14:15 WIB
Gempa dengan kekuatan Magnetudo 6.8 mengguncang Morotai ,Maluku Utara. Foto/instagram/parboaboa/
Gempa dengan kekuatan Magnetudo 6.8 mengguncang Morotai ,Maluku Utara. Foto/instagram/parboaboa/

VIEWJABAR - Gempabumi tektonik magnitudo 6,8 mengguncang wilayah laut Kabupaten Morotai, Jumat 24 Februari 2023, pukul 05.02 WIT. Gempa yang terjadi merupakan jenis gempabumi menengah akibat adanya aktivitas subduksi lempeng laut Filipina.

Bahkan ejumlah warga di Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara, sudah memulai aktivitas secara normal, usai di guncang gempa bumi tektonik magnitudo 6,8 mengguncang Kabupaten itu pada Jumat 24 February, dini hari sekitar pukul 05.02 WIT.

Salah seorang warga Morotai, Ahmad Kadri dari Ternate, pada Jumat mengatakan warga di Pulau Morotai saat ini telah melakukan aktivitas, kendati ada gempa dengan kekutan magnitudo 6,8.

Baca Juga: Benarkah Pertemuan Adalah Kesempatan, H Anda: Pangmotokeun Ke Urang Dahar Bareng!

"Memang, dini hari tadi warga panik saat adanya gempa yang mengguncang Morotai, tetapi, saat ini aktivitas warga tetap normal," tuturnya.

Sedangkan, berdasarkan keterangan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD, Kabupaten Pulau Morotai, menyatakan, pihaknya telah mengimbau kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Selain itu, menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa. Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali ke dalam rumah.

Baca Juga: Rektor UPI Sebut Gerbang Terakhir Seleksi Pendidikan, Sedikitnya 2 229 Guru Diambil Sumpah Profesi

Sementara, Kepala Stasiun Geofisika Ternate Andri Wijaya Bidang, saat dihubungi terpisah menyatakan, gempa bumi M 6,8 di Pulau Morotai pada Jumat hari ini, tidak berpotensi tsunami.

Andri Wijaya Bidang mengatakan gempa bumi yang terjadi di Pulau Morotai akibat adanya aktivitas subduksi lempeng Laut Filipina, sehingga masyarakat di daerah itu diminta tetap tenang dan waspada, karena gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.

"Gempa bumi berkekuatan magnitudo enam koma delapan yang mengguncang kabupaten Pulau Morotai pada koordinat tiga koma 31 lintas utara dan 128 koma nol enam bujur timur atau jarak 142 kilo meter dengan kedalaman 107 kilo meter," katanya.

Baca Juga: Cegah Stunting Dengan Memberikan Makanan yang Mengandung Protein Hewani

Sedangkan, sesuai hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M6,5. Episenter gempa bumi tepatnya berlokasi di laut pada jarak 142 Km arah Barat laut Kota Daruba, Pulau Morotai, Maluku Utara pada kedalaman 107 km.

Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi menengah akibat adanya aktivitas subduksi lempeng laut Filipina.

"Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan geser naik," ujarnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Eko Aripyanto

Sumber: ANTARA

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Catat Ini Waktu Puasa 2024 Kapan, Simak di Sini

Sabtu, 2 Maret 2024 | 05:53 WIB

Ketahuilah Tugas dan Peran Anggota KPPS, Simak di Sini

Selasa, 30 Januari 2024 | 11:47 WIB
X