Nanti anak-anak yang lolos, menurut Irma, sebanyak 120 anak akan dilatih selama kurang lebih 4 atau 6 bulan di LPK. Setelah itu mereka akan diberi kesempatan untuk mensetsu atau di tes oleh pihak Jepang dan diwawancara untuk mendapatkan job order.
"Setelah lulus job order mereka diberikan pemantapan lagi bahasa dan budaya Jepang, lalu setelah mendapatkan COE atau ijin tinggal di Jepang mereka difasilitasi oleh LPK untuk pemberangkatan ke Jepang entah itu unfuk magang maupun TG," paparnya.
Harapannya dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Sumedang, dalam upaya menurunkan angka pengangguran. "Ikhtiar kami memberikan solusi adalah ikut bekerja ke luar negeri mungkin saat ini ke Jepang," katanya.
Nanti ke depan, tambah dia, kami akan bekerjasama untuk ke negara lain. "Kenapa hal ini dilakukan? karena di kita ada 47.055 pengangguran yang harus difasilitasi," jelasnya.
Adapun solusinya, ketika di sini kekurangan kesempatan bekerja, maka dialihkan untuk bekerja ke luar negeri dan harapan Sumedang, angkatan kerja Sumedang yang berminat untuk ikut bekerja ke Jepang, tentunya sangat memberikan kesempatan. ***
Artikel Terkait
Disnakertrans Jabar : Usulan Kenaikan UMK Selambatnya 27 November 2023, Serikat Pekerja Geruduk DPRD Jabar Menolak Kenaikan UMP 3,57 Persen !
Penting! Ini Jadwal SIM Keliling di Sumedang Selama Sepekan di Bulan Juli 2024