Jepang menganggap Jabar selama ini menjadi tempat berkembang biak lalat buah (bactrocera occipitalis), sejenis organisma hama penganggu. Padahal di Indonesia jenis lalat ini hanya ada di Pulau Kalimantan, dan selama ini tidak ada lalu lintas mangga dari Kalimantan ke Jabar.
Argumentasi ini diperkuat dengan hasil uji yang dilakukan Injabar dan Balai Karantina, bahwa mangga gedong gincu dari Sumedang, Majalengka, Indramayu, Cirebon, bebas dari lalat buah.
Negosiasi menemui titik terang setelah pada Februari 2024 MAFF mengirimkan surat resmi yang membolehkan gedong gincu diekspor ke Jepang.***
Artikel Terkait
Tingkat Pengangguran Terbuka di Jawa Barat Mencapai 6,91 Persen, Berikut Upaya Pemprov Jabar
Jawa Barat Tuan Rumah Gebyar Perbenihan Tanaman Pangan, Diharapkan Jadi Solusi Masalah Pertanian
4 Tempat Wisata Ziarah di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Satu di antaranya Makam Seorang Pejuang Asal Aceh
Forum OSIS Jawa Barat Generasi 12 Dikukuhkan, Berikut Pesan Sekda Jabar Herman Suryatman
Pemprov Jawa Barat Terima Duplikat Bendera Pusaka dari BPIP, Dikibarkan Dalam HUT ke 79 RI Pada 17 Agustus 2024