VIEWJABAR - Jalan Penghubung Leuwiliang Bogor - Perkebunan Cianten tembus ke Kabupaten Sukabumi hingga kini Rabu, 22 November 2023 sore masi terputus, Pasalnya material longsor yang terjadi malam kemarin masih belum dievakuasi.
Jalan tersebut merupakan Jalan Kabupaten masih tertutup material longsor dan belum dievakuasi, karena alat berat (buldozer) baru tiba dilokasi pada Rabu sore sekitar pukul 15.30 WIB.
Penanganan evakuasi material longsor diatas jalan tersebut cenderung lambat, padahal kejadian sejak Selasa malam, namun hingga Rabu Sore alat berat baru tiba di lokasi.
Baca Juga: Hujan Deras Menyebabkan Banjir dan Longsor di Leuwiliang Kabupaten Bogor, Tim TRC BPBD Diterjunkan !
Diketahui, Jalan Kabupaten tersebut menjadi jalan penghubung beberapa desa di Kecamatan Leuwiliang, selain itu menjadi jalan penghubung masyarakat dari arah Leuwiliang menuju Kabupaten Sukabumi, maupun sebaliknya.
Hingga kini belum ada keterangan resmi dari pihak terkait, perihal lambatnya penanganan dan evakuasi material longsor di Jl Kabupaten tersebut.
Namun demikian, terlihat dalam rekaman foto Instagram @kecamatanleuwiliang, Alat berat dan sejumlah petugas Satpol PP sudah berada di lokasi kejadian, Pasir Ipis desa Purasari.
Jalan Alternatif
Bagi pengguna jalan dari Bogor-Leuwiliang menuju arah Perkebunan Cianten - Parungkuda - Cibadak Sukabumi, maupun sebaliknya bisa menggunakan jalur alternatif.
Menurut salah satu Goweser asal Bogor, Iwa Kartiwa yang sering melewati jalan tersebut saat dihubungi viewjabar.com via WhatsApp menuturkan, pengguna jalan bisa melalui jalan alternatif yang biasa ia lewati saat bersepeda.
Jalur alternatif tersebut lanjut Iwa, dari kota kecamatan Leuwiliang menuju arah jalan Pasir Ipis Purasari, sebelum mencapai titik lokasi longsor pengguna jalan belok kanan melalui jalan desa Cengal - sampai pertigaan SMP - MA Al Ihsan lalu belok kiri ke arah Karyasari - Puraseda.
Diberitakan sebelumnya hujan deras dengan intensitas sedang melanda Bogor, menyebabkan banjir dan tanah longsor di Kecamatan Leuwing pada Selasa, 21 November 2023 malam sekitar pukul 19.00 WIB.
Artikel Terkait
Menaker Ingatkan Para Gubernur Untuk Menetapkan dan Mengumumkan UMP 2024, Ida Fauziyah : Dalam PP 51/2023 Tiga Hal yang Harus Dipahami Gubernur !
UPDATE Kenaikan UMP 2024, Sedikitnya 23 dari 38 Provinsi Telah Menetapkan Upah Minimum Provinsi di Indonesia, Batas Akhir Malam ini Jam 23.59 WIB
Permainan David da Silva dan Ciro Alves Dinilai Masih Terus Berkembang, Goran: Kinerja Lini Depan PERSIB Masih Bisa Lebih Tajam!
KABAR GEMBIRA ! UMP Jawa Barat Tahun 2024 Naik 3,57 Persen, Disusul Dengan Kenaikan UMK Kabupaten/Kota yang Akan Ditetapkan Kemudian
Bantuan Kemanusiaan Pemerintah Indonesia Telah Diterima oleh Warga Palestina, Mayoritas Berupa Jenis Obat-Obatan dan Perlengkapan Medis
Disnakertrans Jabar : Usulan Kenaikan UMK Selambatnya 27 November 2023, Serikat Pekerja Geruduk DPRD Jabar Menolak Kenaikan UMP 3,57 Persen !