Peristiwa tanah longsor tersebut terjadi di Kampung Pasir Ipis, Desa Purasari Kecamatan Leuwiliang Kabupaten Bogor, akibat diguyur hujan selama 4 jam pada Selasa sore hingga malam.
Tebing setinggi kurang lebih 20 meter longsor saat hujan deras menutupi badan jalan alternatif ke Perkebunan Cianten dan jalan penghubung ke Kabupaten Sukabumi.
Akibat peristiwa itu, Jalan Leuwiliang - Cianten - Parung kuda - Cibadak Sukabumi terputus, tidak dapat dilalui semua jenis kendaraan.
Camat Leuwiliang, WR Pelitawan bersama UPT Jalan dan jembatan wilayah Leuwiliang dan UPT pengairan meninjau langsung lokasi banjir dan tanah longsor memastikan kondisi dilapangan.***
Artikel Terkait
Menaker Ingatkan Para Gubernur Untuk Menetapkan dan Mengumumkan UMP 2024, Ida Fauziyah : Dalam PP 51/2023 Tiga Hal yang Harus Dipahami Gubernur !
UPDATE Kenaikan UMP 2024, Sedikitnya 23 dari 38 Provinsi Telah Menetapkan Upah Minimum Provinsi di Indonesia, Batas Akhir Malam ini Jam 23.59 WIB
Permainan David da Silva dan Ciro Alves Dinilai Masih Terus Berkembang, Goran: Kinerja Lini Depan PERSIB Masih Bisa Lebih Tajam!
KABAR GEMBIRA ! UMP Jawa Barat Tahun 2024 Naik 3,57 Persen, Disusul Dengan Kenaikan UMK Kabupaten/Kota yang Akan Ditetapkan Kemudian
Bantuan Kemanusiaan Pemerintah Indonesia Telah Diterima oleh Warga Palestina, Mayoritas Berupa Jenis Obat-Obatan dan Perlengkapan Medis
Disnakertrans Jabar : Usulan Kenaikan UMK Selambatnya 27 November 2023, Serikat Pekerja Geruduk DPRD Jabar Menolak Kenaikan UMP 3,57 Persen !