VIEWJABAR - Hujan deras dengan intensitas sedang melanda Bogor, menyebabkan banjir dan tanah longsor di Kecamatan Leuwing pada Selasa, 21 November 2023 malam sekitar pukul 19.00 WIB.
Peristiwa tanah longsor tersebut terjadi di Kampung Pasir Ipis, Desa Purasari Kecamatan Leuwiliang Kabupaten Bogor, akibat diguyur hujan selama 4 jam pada Selasa sore hingga malam.
Tebing setinggi kurang lebih 20 meter longsor saat hujan deras menutupi badan jalan alternatif ke Perkebunan Cianten dan jalan penghubung ke Kabupaten Sukabumi.
Akibat peristiwa itu, Jalan Leuwiliang - Cianten - Parung kuda - Cibadak Sukabumi terputus, tidak dapat dilalui semua jenis kendaraan.
Sementara akibat hujan deras juga menyebabkan banjir di Kampung Barengkok Kecamatan Leuwiliang. Banjir tersebut merendam jalan desa Barengkok dan pemukiman warga.
Camat Leuwiliang, WR Pelitawan bersama UPT Jalan dan jembatan wilayah Leuwiliang dan UPT pengairan meninjau langsung lokasi banjir dan tanah longsor memastikan kondisi dilapangan.
Untuk penanganan banjir, WR Pelitawan mengatakan, untuk sementara tindakan darurat akan dilakukan pemasangan Plat Baja dan akan dilanjutkan dengan perbaikan gorong-gorong.
Selanjutnya Pelitawan juga meninjau longsor di Kampung Pasir Ipis, didamping Satpol PP dan para relawan, memastikan kondisi dilapangan serta langkah - langkah yang akan dilakukan.
Tim TRC BPBD Kabupaten Bogor Diterjunkan
Mendapat laporan adanya peristiwa musibah tanah longsor di Kampung Pasir Ipis Kecamatan Leuwiliang, Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor langsung terjun kelokasi.
Namun hingga berita ini diturunkan, belum diketahui, apakah ada korban, serta kerugian dan belum ada pernyataan resmi dari pihak terkait.***
Artikel Terkait
Penerapan Video Assistant Referee (VAR) di Kompetisi Liga Indonesia, PSSI Menilai Sumber Daya Wasit di Indonesia Belum Siap
SAH ! Bahasa Indonesia Dinobatkan Menjadi Bahasa yang Dapat Digunakan Dalam Sidang UNESCO
Pemprov DKI Jakarta Umumkan Kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2024, Ini Perkiraan Kenaikannya !
UMP Jawa Barat Naik 3,57 Persen, Bey Machmudin : Kami Sudah Menerima Rekomendasi dari Dewan Pengupahan
Menaker Ingatkan Para Gubernur Untuk Menetapkan dan Mengumumkan UMP 2024, Ida Fauziyah : Dalam PP 51/2023 Tiga Hal yang Harus Dipahami Gubernur !
UPDATE Kenaikan UMP 2024, Sedikitnya 23 dari 38 Provinsi Telah Menetapkan Upah Minimum Provinsi di Indonesia, Batas Akhir Malam ini Jam 23.59 WIB
KABAR GEMBIRA ! UMP Jawa Barat Tahun 2024 Naik 3,57 Persen, Disusul Dengan Kenaikan UMK Kabupaten/Kota yang Akan Ditetapkan Kemudian