"Pinjaman tersebut dapat untuk proyek produksi, tapi, juga untuk perusahaan yang menyediakan layanan produksi seperti perusahaan yang menyediakan properti film dan juga untuk layanan pemasaran dan distribusi serta infrastruktur,” kata Al Nomair.
Baca Juga: Kerja Sama Antara Indonesia dan Malaysia Diharapkan Mampu Memperkuat Sektor Pariwisata
Al Nomair juga menjelaskan jika infrastruktur yang dimaksud dalam pembuatan film tersebut adalah studio film.
Al Nomair mengatakan perincian tentang komponen investasi dana Saudi senilai 80 juta dolar akan diungkapkan akhir tahun ini, pada saat festival film internasional Cannes di Prancis atau Venezia di Italia.
Sejak mencabut larangan bioskop pada tahun 2017, Arab Saudi mengalami ledakan di semua aspek aktivitas industri film dan menjadi wilayah berpenghasilan kotor tertinggi di Timur Tengah dalam hal keuntungan dari bioskop box office.
Baca Juga: Resep Mambuat Opor Ayam yang Nikmat
Di Cannes beberapa waktu lalu, Arab Saudi meluncurkan potongan pajak hingga 40 persen dari pengeluaran produksi film yang merekrut kru dan bakat dari Arab Saudi dan menampilkan budaya, sejarah, dan orang-orang Arab Saudi dan keragaman alam negara tersebut.
Produksi Hollywood yang telah syuting di Arab Saudi antara lain adalah “Kandahar,” yang disutradarai oleh Ric Roman Waugh, yang di filmkan di AlUla, area gurun yang luas dan batu-batu besar.***
Artikel Terkait
Makanan Ini Harus di Wapadai, Karena dapat Menyebabkan Kanker Hati
Resep Telur Balado Bumbu Bali
Resep Mambuat Opor Ayam yang Nikmat
Kerja Sama Antara Indonesia dan Malaysia Diharapkan Mampu Memperkuat Sektor Pariwisata
Pemerhati Publik Asal Garut Datangi Mahkamah Konstitusi RI
Baznas Garut Ajak Masyarakat Berinfaq ke Baznas
Inilah Doa Dari Rasulullah SAW dalam Menyambut Ramadhan 2023, Dibaca Sebelum Awal Puasa