Dan ia pun meminta Kemenag mengevaluasi lama tinggal di Arab Saudi dipotong, jika sekarang 40 hari, jadi 30 hari saja.
Baca Juga: Indonesia Kontra Filipina, Marc Klok Antusias Hadapi Daisuke Sato Sebagai Lawan
"Ketika jadi 30 hari, bisa menghemat biaya haji banyak," ujarnya.
Kemudian Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas mengatakan angka itu masih usulan, nanti dibahas lebih dalam oleh Panitia Kerja (Panja) BPIH dan DPR dan Pemerintah.
Sebagaimana tahun 2023, BPIH tahun 2024 dikelompokkan dua komponen yaitu Bipih yang jadi tanggungan jemaah, dan Nilai manfaat engelolaan dana haji atau subsidi yang disalurkan melalui BPKH.
Komposisi BPIH
Komposisi Bipih dan BPKH tahun 2024 adalah 70 : 30, artinya 70 persen biaya tanggungan jemaah, dan 30 persen biaya ditanggung BPKH.
Sementara Bipih dan BPKH pada musim haji tahun 2023, biaya yang ditanggung jemaah 55,3 persen dan subsidi dari BPKH 44,7 persen.
Menurut Yaqut, jika proporsi subsidi terlalu tinggi, misalnya sampai 50 persen, dikhawatirkan mengganggu pengelolaan dana haji di BPKH.***
Artikel Terkait
KPU RI Secara Resmi Menetapkan 3 Pasangan Capres - Cawapres Pemilu 2024
Tahukah Manfaat Mengurangi Konsumsi Garam, Dipercaya Menurunkan Tekanan Darah, Ini Faktanya