Waspadai Kekeringan dan Krisis Pangan, Mentan Minta Pemasangan Pompa Dipercepat di Seluruh Indonesia

photo author
Ivan Warga, View Jabar
- Senin, 29 Juli 2024 | 15:05 WIB
Ilustrasi sawah. Waspadai kekeringan, Mentan minta pemasangan pompa dipercepat.  (Pexels/Kovacs)
Ilustrasi sawah. Waspadai kekeringan, Mentan minta pemasangan pompa dipercepat. (Pexels/Kovacs)

VIEWJABAR.COM - Untuk mewaspadai kekeringan panjang dan mengantisipasi krisis pangan, pemasangan pompa di seluruh Indonesia menjadi keharusan dan perlu dipercepat, sehingga tingkat produksi bisa terjaga.

Hal itu seperti disampaikan Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman dalam Rapat Koordinasi Optimalisasi Program Pompanisasi dan Optimasi Lahan Rawa di Jakarta, Senin 29 Juli 2024.

"Pokoknya dimana ada air di situ dipompa. Ini sudah saatnya kita bergerak mengantisipasi darurat pangan," katanya seperti dikutip Antara.

Baca Juga: Banyak Peneliti Dari Indonesia 'Kabur' Ke Luar Negeri Jadi Diaspora, Bekerja dan Menetap, Ini Ternyata Penyebab Utamanya

Dia menilai, pompanisasi merupakan bagian penting yang harus terpasang secara cepat dan merata di seluruh Indonesia. Sehingga, tidak ada waktu libur bagi jajaran Kementan yang sampai saat ini terus bergerak di lapangan.

"Sekali lagi teman-teman singsingkan lengan (baju) kita, saatnya kita siaga penuh karena di depan ada di titik yang sangat kritis. Aku minta tolong tidak ada tanggal merah bagi jajaran Kementan. Turun langsung ke lapangan dan tolong pengadaan pompa jangan lewat 2 minggu," tuturnya.

Disebutkan, kekeringan saat ini adalah kekeringan terparah karena yang dihadapi adalah El Nino terpanjang sepanjang sejarah. Karena itu, perlu kolaborasi dengan gubernur dan bupati agar secepat mungkin sawah-sawah kering yang ada bisa dilakukan produksi.

Baca Juga: Indonesia vs Thailand: Laga Final Piala AFF U-19, Tim Merah Putih Ingin Mengulang Kesuksesan Tahun 2013 Silam

"Saya sudah telepon Menteri PU (Basuki Hadimuljono) dan mengatakan bahwa kalau ada air mau langsung dipompa. Jadi tolong kepada BSIP seluruh Indonesia segera bergerak pasang semua pompa dengan target ada 2 juta lahan mulai dari nol," tuturnya.

Pompanisasi

Kementan mencatat, total pompanisasi yang sudah termanfaatkan di seluruh Indonesia kurang lebih mencapai 20.559 unit atau seluas 582.528 hektare pompanisasi yang sudah terealisasikan.

Angka itu kemungkinan akan bertambah seiring adanya tambahan dan pemasangan. Saat ini, kegiatan pompanisasi juga sejalan dengan perluasan areal tanam atau PAT di seluruh Indonesia.

Baca Juga: Populasi Mobil Hybrid di Indonesia Masih Akan Meningkat, Ini Alasannya Menurut Gaikindo

"Sekali lagi saya berharap kita bergerak cepat membantu petani yang saat ini membutuhkan bantuan dan pertolongan kita," katanya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ivan Warga

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X