VIEWJABAR.COM - Zakat diyakini bisa menjadi salah satu solusi utama untuk mengurangi kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Hal itu diungkapkan oleh Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma'ruf Amin saat membuka Musyawarah Nasional (Munas) ke-10 Forum Zakat, di Istana Wapres, kemarin.
"Saya meyakini dengan adanya gerakan zakat yang masif, niscaya akan menghasilkan daya yang kuat untuk mengatasi permasalahan kemiskinan di masyarakat," katanya seperti dilansir laman resmi Setkab.
Baca Juga: Judi Online Bisa Diberantas Dengan Menerapkan Prinsip '5K', Apa Itu? Simak Penjelasan Menkominfo
Oleh karena itu, menurut Wapres, potensi zakat yang dapat mencapai Rp327 triliun harus dioptimalkan agar menjadi instrumen penting dalam pembangunan demi mewujudkan keadilan sosial di masyarakat.
Ia menjelaskan, potensi tersebut setara dengan 76 persen anggaran perlindungan sosial pada APBN 2022.
Untuk itu, langkah-langkah strategis dalam penguatan tata kelola zakat penting untuk terus didorong. Mulai dari penguatan regulasi untuk menjawab dinamika kebutuhan masyarakat hingga penyusunan peta jalan sebagai acuan dan arah kebijakan strategis pengelolaan zakat menuju Indonesia Emas 2045.
Baca Juga: 5 Resep Masakan Khas Sunda, Paket Lengkap Sayuran, Lauk, Hingga Nasi, Bikin Makan Makin Ponyo
"Berbagai upaya ini juga krusial untuk membangun ekosistem zakat yang transparan, profesional, dan akuntabel sehingga kontribusi zakat semakin berdampak signifikan dalam pengentasan kemiskinan,” tuturnya.
Senada dengan Wapres, Wakil Menteri Agama Saiful Rahmat Dasuki mengungkapkan optimismenya bahwa di tengah berbagai tantangan yang ada, zakat akan tetap bisa memainkan peran strategisnya dalam pembangunan yang adil dan merata. Serta dalam mengurangi kesenjangan sosial dan ekonomi di masyarakat.
"Kita harus memperkuat sinergi dan kolaborasi antara pemerintah, lembaga zakat, dan seluruh elemen masyarakat. Dengan demikian, kita dapat mengoptimalkan potensi zakat untuk mendukung program-program pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan sosial yang berdampak luas bagi masyarakat,” tegasnya.
Baca Juga: Tersangka Kasus Korupsi Lahan Tol Cisumdawu Resmi Ditahan dan Siap Ditindaklanjuti Kejari Sumedang
Sebagai informasi, Munas ke-10 Forum Zakat merupakan agenda rutin setiap tiga tahun untuk pemilihan ketua umum periode baru. Forum Zakat, sebagai asosiasi lembaga pengelola zakat, mengumpulkan Badan Amil Zakat (BAZ) dan Lembaga Amil Zakat (LAZ) dari seluruh Indonesia.
Dengan semangat kolaborasi, Munas ke-10 Forum Zakat diharapkan akan menjadi tonggak penting dalam mewujudkan visi zakat sebagai sumber kekuatan ekonomi inklusif bagi bangsa Indonesia.***
Artikel Terkait
Aktif Dukung Pengelolaan Zakat di Daerah, Bupati Bandung Raih Anugerah BAZNAS Jabar Award 2024
Wujudkan BIJB Kertajati Jadi Pusat Penerbangan Umrah, Pemprov Jabar Jajaki Kerjasama Dengan Asosiasi dan Travel