VIEWJABAR.COM - Data yang akurat akan menghasilkan keputusan yang tepat dan manfaatnya akan dirasakan oleh masyarakat. Sebaliknya, data yang tidak akurat berpengaruh terhadap kebijakan pembangunan yang tidak tepat sasaran.
Demikian disampaikan oleh Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman saat memberikan arahan dalam Rapat Koordinasi Daerah Badan Pusat Statistik (BPS) Se-Jabar di Kota Cirebon, baru-baru ini.
Dalam kesempatan itu, Sekda Jabar menilai pentingnya data yang akurat bagi pengambilan keputusan. "Good data, good decision and good result," katanya.
Baca Juga: Bey Machmudin Sampaikan Ranperda APBD Jabar Tahun 2025, Berikut Penjelasannya
Oleh karen itu, menurut dia, keakuratan data sangat penting agar program-program pemerintah tepat sasaran dan hasilnya pun dapat dirasakan oleh masyarakat.
Herman menjelaskan bahwa Pemda Provinsi Jabar memberikan dukungan penuh kepada BPS seperti sensus maupun survei agar data bisa dimanfaatkan dengan optimal.
"Pemda Provinsi Jabar akan berkolaborasi memanfaatkan seoptimal mungkin data di BPS," tuturnya.
Menurut Herman, pemerintahan yang profesional adalah pemerintahan yang berbasis data. Ini menjadi komitmen Pemda Provinsi Jabar dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat.
"Pemerintahan yang profesional adalah pemerintahan yang berbasis data dan itu menjadi komitmen kami," katanya.***
Artikel Terkait
Jelang Pilkada Serentak 2024, Penjabat Gubernur Jawa Barat Lantik 5 Pjs Bupati, Ini Pesannya
Calon Walikota Bogor Rena Da Frina Klarifikasi Isu Dipanggil Kejaksaan Tinggi Jawa Barat Terkait Proyek Jembatan Otista
Jawa Barat Mendapat Jatah Dua KEK Baru, Di Sini Lokasinya
Unpad Ditantang Untuk Mengatasi Masalah Besar Sampah, Stunting dan Kemiskinan di Jawa Barat
BKKBN Jawa Barat Luncurkan Program Getas untuk Atasi Stunting