DPRD Tekankan RPJPD Jadi Bekal Walikota dan Wakil Walikota Bandung Terpilih

photo author
Edi Kusman, View Jabar
- Rabu, 4 Desember 2024 | 12:58 WIB
Pimpinan DPRD Kota Bandung dan Pimpinan Fraksi DPRD Kota Bandung menghadiri Sosialisasi Dokumen Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kota Bandung Tahun 2024-2045
Pimpinan DPRD Kota Bandung dan Pimpinan Fraksi DPRD Kota Bandung menghadiri Sosialisasi Dokumen Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kota Bandung Tahun 2024-2045

Baca Juga: Rieke Suryaningsih Perempuan Pertama Pimpin DPRD Kota Bandung

“Kami di DPRD berharap RPJPD ini menjadi landasan kebijakan yang kuat dan mampu membawa Kota Bandung ke arah yang lebih baik,” tambahnya.

Sosialisasi RPJPD 2025-2045 menegaskan pentingnya kolaborasi semua pihak untuk menciptakan Bandung yang maju dan berkelanjutan. Dengan RPJPD sebagai peta jalan, Kota Bandung siap menghadapi tantangan dan meraih peluang untuk menjadi kota jasa yang kreatif, ramah lingkungan, dan berdaya saing global.

Ditempat sama Penjabat Wali Kota Bandung, A. Koswara, mengatakan, RPJPD adalah peta jalan yang mengatur pembangunan selama 20 tahun ke depan, mencakup empat periode pemerintahan.

“Ini adalah komitmen bersama seluruh stakeholder, mulai dari pemerintah kota, DPRD, hingga masyarakat. Semua kepala daerah terpilih ke depan wajib menjadikan RPJPD sebagai pedoman,” ujar Koswara.

Baca Juga: Ribuan Personel Diturunkan, Panglima TNI dan Kapolri Pastikan Keamanan Pilkada

Dia juga mengingatkan pentingnya penerapan RPJPD dengan anggaran yang tepat dan efektif, mengingat keterbatasan APBD.

“Prioritas anggaran menjadi kunci agar pembangunan benar-benar berdampak pada kesejahteraan masyarakat, kualitas layanan publik, dan daya saing daerah,” tambahnya.

Sementata itu, Kepala Bappelitbang Kota Bandung Anton Sunarwibowo menjelaskan, Perda RPJPD menjadi dasar dalam merancang pembangunan selama 20 tahun ke depan, yang kemudian akan diterjemahkan dalam program lima tahunan atau RPJMD.

Fokus utamanya mencakup peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), penurunan gini rasio, serta pengurangan emisi gas rumah kaca.

Baca Juga: Jabar Berkomitmen Turunkan Angka Prevalensi Stunting, Ini Penjelasan Sekda Herman Suryatman

“Target awal kami adalah IPM mencapai 83 sampai 83,76 pada 2029, serta rasio gini turun menjadi di bawah 0,400. Selain itu, kami fokus pada delapan misi utama, seperti pengembangan SDM, tata ruang yang terpadu, dan ekonomi yang inklusif,” ungkap Anton.

Dia menambahkan, isu strategis seperti urbanisasi, infrastruktur, dan tantangan ekonomi telah menjadi perhatian utama dalam perencanaan ini. Dengan pendekatan yang terarah, RPJPD diharapkan mampu menjawab tantangan dan mengoptimalkan potensi Kota Bandung.*

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dedy Suhaeri

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X