Pemerintah Kota Bandung Harus Jadi Pilar Utama Dalam Menjaga Toleransi

photo author
Edi Kusman, View Jabar
- Rabu, 21 Mei 2025 | 08:21 WIB
Wakil Ketua Komisi I DRPD Kota Bandung Erick Darmajaya
Wakil Ketua Komisi I DRPD Kota Bandung Erick Darmajaya

VIEWJABAR.COM - Langkah Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung dalam membentuk kampung toleransi mendapat sorotan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandung.

 

Pembentukan Kampung toleransi harus menyeluruh dan tidak parsial. Artinya tidak hanya dikawasan tertentu saja. "Kehadiran kampung toleransi di Kota Bandung harus menyeluruh, karena toleransi tidak hanya diterapkan dalam satu aspek atau kegiatan saja, tetapi mencakup seluruh aspek kehidupan," kata Wakil Ketua Komisi I DRPD Kota Bandung Erick Darmajaya. 

 

Menurut politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) ini, atas dasar itu pula maka budaya yang hidup di dalam kampung toleransi harus mencerminkan warga saling menghargai perbedaan, baik agama, suku, budaya, maupun pendapat, dalam berbagai aktivitas sehari-hari, dari kegiatan sosial hingga interaksi antar tetangga. 

Baca Juga: LASQI NJ Bukan Sekadar Membangun Seni Qasidah Tapi Penguat Syiar Islam

"Kampung toleransi memiliki dimensi penting:, sehingga diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan harmonis bagi semua warga, karena setiap individu merasa dihargai dan diakui keberadaannya," ujar Erick, di Gedung DPRD Kota Bandung, Selasa 21 Mei 2025.

 

Dijelaskan Ketua Fraksi PSI DPRD Kota Bandung ini, berkaca dari pemahaman toleransi yang menyeluruh betapa pentingnya toleransi di dalam realita kehidupan tak sebatas pembentukan kampung toleransinya saja.

 

Maka, peran Pemerintah Kota Bandung dalam menjaga toleransi sangat penting dilingkungan masyarakat. 

Baca Juga: Bongkar Bangunan Liar, Wakil Ketua Komisi I Apresiasi Pemkot Bandung

"Pemkot harus menciptakan kebijakan yang dapat mendukung kerukunan dan kedamaian di antara warganya. Hal itu dapat dilakukan dengan mengedukasi dan menyadarkan masyarakat akan pentingnya toleransi dan keberagaman dalam kehidupan sehari-hari," ungkap Erick.

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dedy Suhaeri

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X