BPD di Sumedang Masih Banyak yang Belum Punya Sekretariat dan Ada Dugaan Pemotongan Insentif oleh Pemdes, FK BPD Lapor ke PJ Bupati Yudia Ramli

photo author
Aam Permana S, View Jabar
- Kamis, 6 Juni 2024 | 16:28 WIB
PJ Bupati Sumedang Yudia Ramli dan Ketua FK BPD Sumedang Asep Sumaryana/VJ/Dok FKBPD
PJ Bupati Sumedang Yudia Ramli dan Ketua FK BPD Sumedang Asep Sumaryana/VJ/Dok FKBPD

Baca Juga: Bey Kirim Email ke Kemendagri Soal Pengganti Arsan Latief

Hal lain yang juga disampaikan adalah keinginan BPD untuk bisa difasilitasi melakukan pinjaman kepada Bank Sumedang dengan agunan SK BPD.

Selain itu harapan BPD untuk mendapatkan perlindungan sosial ketenagakerjaan dan kesehatan sesuai amanat Undang-Undang No 3 tahun 2024 pasal 62 huruf f, tentang Mendapatkan jaminan sosial di bidang kesehatab ketenagakerjaan.

"Alhamdulilah, dalam audiensi tersebut respons Pak PJ sangat luar biasa," kata Asep.

Baca Juga: 7 Keajaiban Pepaya untuk Kulit Wajah, Satu yang Paling Istimewa Bisa Menunda Penuaan, Berkat Nutrisi dan Vitamin di dalamnya

Pemotongan intensif

Sementara itu juga diperoleh informasi bahwa sejumlah desa di Sumedang telah melakukan pemotongan intensif anggota BPD, sehingga tidak sesuai denga peraturan bupati.

Menurut sebuah perbup, ketua BPD mendapat intensif sebesar Rp750 ribu, wakil Rp650 dan anggota Rp550. Namun faktanya, yang diterima BPD di beberapa desa ada pengurangan antara Rp50 ribu hingga Rp100 ribu.

Menurut informasi, hal itu juga disampaikan FK BPD Sumedang, untuk segera ditindaklanjuti. ***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Aam Permana S

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X