Info Terkini IHSG di BEI Pada Sesi Penutupan Kamis 13 Juni 2024, Intip Sektor yang Sahamnya Naik dan Turun

photo author
Ivan Warga, View Jabar
- Kamis, 13 Juni 2024 | 17:25 WIB
Ilustrasi bursa saham.  Info IHSG di BEI Sesi Penutupan Kamis 13 Juni 2024. (Pixabay/Geralt)
Ilustrasi bursa saham. Info IHSG di BEI Sesi Penutupan Kamis 13 Juni 2024. (Pixabay/Geralt)

VIEWJABAR.COM - Berikut info terkini IHSG di BEI pada sesi penutupan Kamis 13 Juni 2024. IHSG adalah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), sedangkan BEI adalah Bursa Efek Indonesia.

Tercatat, IHSG ditutup melemah 18,54 poin atau 0,27 persen ke posisi 6.831,56. Sedangkan kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 4,23 poin atau 0,49 persen ke posisi 858,62.

Padahal pada sesi pembukaan Kamis 13 Juni 2024 pagi, IHSG dibuka menguat dan berada di teritori positif hingga penutupan sesi pertama perdagangan saham. Namun pada sesi kedua, IHSG bergerak ke zona merah hingga penutupan perdagangan saham.

Baca Juga: Duh, 65 Persen Anak Usia Sekolah di Indonesia Punya Kebiasaan Tidak Sarapan, Coba Simak Beberapa Manfaat Sarapan

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, berikut sektor yang sahamnya naik:

- Sektor teknologi yang naik sebesar 1,43 persen

- Sektor energi dan sektor barang konsumen non primer yang masing-masing naik sebesar 1,18 persen dan 0,29 persen.

Adapun sektor yang sahamnya terkoreksi atau turun:

- Sektor barang baku turun paling dalam minus 0,73 persen

- Sektor transportasi dan logistik dan sektor properti yang masing-masing minus sebesar 0,26 persen dan 0,23 persen.

Baca Juga: Final NBA 2024 Game 3, Boston Celtics Kembali Kalahkan Dallas Mavericks Skor 106-99 , Celtics Kini Unggul 3-0

Suku Bunga The Fed

Sementara itu menurut kalangan pengamat dan praktisi, pergerakan IHSG di BEI turut dipengaruhi faktor eksternal terutama dari kebijakan Bank Sentral Amerika Serikat atau The Fed dalam mempertahankan suku bunganya.

"Meskipun The Fed kembali mempertahankan suku bunganya tetap di kisaran 5,25 sampai 5,5 persen seperti yang diperkirakan, namun juga memberikan sinyal bahwa penurunan suku bunga satu kali pada tahun ini yang mungkin terjadi paling lambat pada akhir bulan tahun ini," sebut Tim Riset Pilarmas Investindo Sekuritas dalam kajiannya di Jakarta, seperti dikutip Antara.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ivan Warga

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X