Jabar Siaga Hadapi Potensi Bencana Hidrometeorologi, Ini Penjelasan Bey Machmudin

photo author
Ivan Warga, View Jabar
- Kamis, 31 Oktober 2024 | 09:42 WIB
Penjabat Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin memimpin apel kesiapsiagaan bencana hidrometereologi dan mendukung Pilkada Serentak 2024, di halaman Gedung Sate Bandung. (Diskominfo Jabar)
Penjabat Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin memimpin apel kesiapsiagaan bencana hidrometereologi dan mendukung Pilkada Serentak 2024, di halaman Gedung Sate Bandung. (Diskominfo Jabar)

VIEWJABAR.COM - Provinsi Jawa Barat (Jabar) siaga untuk mengantisipasi adanya potensi bencana hidrometeorologi. Terlebih musim hujan diprakirakan terjadi mulai November 2024 ini.

Bahkan, dalam periode tersebut akan digelar pelaksanaan Pilkada Serentak 2024 di berbagai wilayah Jabar.

Hal itu terungkap saat Penjabat Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin memimpin apel kesiapsiagaan bencana hidrometeorologi dan mendukung Pilkada Serentak 2024, di halaman Gedung Sate Bandung kemarin.

Baca Juga: Dinilai Berkomitmen Pada Kesetaraan Gender, Perumda Tirta Raharja Raih Penghargaan UN Women

Apel yang diisi dengan simulasi penanganan bencana itu digelar mengingat wilayah Jabar akan memasuki musim hujan mulai November 2024 sampai April 2025.

Selain itu, berdasarkan data yang dikeluarkan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), terdapat 473 kecamatan di 27 kabupaten dan kota di Jabar yang memiliki potensi gerakan tanah menengah dan tinggi.

Bey menjelaskan pihaknya sudah melakukan berbagai upaya dalam menghadapi potensi bencana tersebut, di antaranya menggelar rakor penanganan banjir, longsor, cuaca dan gelombang ekstrim serta abrasi.

Baca Juga: Karang Taruna Siapkan Strategi Di Masa Transisi Kepala Daerah di Sumedang

Pemda Provinsi juga telah menetapkan status siaga bencana dan pendirian pos komando penanganan darurat bencana.

"Karena Jabar ini kan rawan bencana jadi harus siap siaga bukan hanya Pemerintah Provinsi saja tapi di 27 kabupaten kota juga, termasuk masyarakat harus terus diingatkan," kata Bey.

Dalam arahannya, Bey meminta seluruh kabupaten kota yang diprediksi terdampak bencana agar melakukan pemantauan intensif kondisi masing-masing wilayah yang berpotensi menjadi sumber bencana.

Baca Juga: Grand Design Pembangunan Kependudukan Digeber Pada Masa Transisi Kepala Daerah, BKKBN Provinsi Jabar Ungkap Alasannya

Kemudian menyampaikan informasi ancaman bencana yang mudah dipahami oleh masyarakat. Selama status siaga bencana ini Bey memastikan seluruh petugas dalam kondisi siap.

"Petugas yang disiagakan BPBD, relawan, TNI Polri dan lainnya semua siap siaga," ucapnya.

Anggaran

Selain itu, Pemda Provinsi juga sudah menyiapkan anggaran untuk penanganan kebencanaan di tahun 2024 sebesar Rp125 miliar.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ivan Warga

Sumber: Diskominfo Jabar

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X